3 Tahapan Perkembangan Otak Anak & Cara Mengoptimalkannya

Cara berinteraksi dengan bayi Anda meliputi melakukan kontak mata, meniru ekspresi wajah atau tindakan mereka, dan berbicara atau membuat suara yang serupa.

Setiap kali bayi Anda mengulangi tindakan yang sama, itu menunjukkan bahwa otaknya berkembang pesat dan kapasitas belajarnya meningkat.

2.Penuhi Kebutuhan Nutrisi Harian Kamu

Untuk meningkatkan pertumbuhan kognitif dan kecerdasan anak Anda, pastikan mereka terus menyusui secara eksklusif.

BACA JUGA : Booth Indonesia Jadi Favorit di Hari Anak Korea, Musik hingga Permainan Tradisional Tarik Perhatian
BACA JUGA : Samsung Solve for Tomorrow 2025 Memanggil Anak Muda Indonesia Berinovasi untuk Dunia, ini Link Pendaftarannya!

Menyusui eksklusif mendorong perkembangan otak dengan menyediakan nutrisi penting seperti DHA, AA, dan kolin, yang membantu pertumbuhan sel otak.

Selain itu, ASI mengandung hormon dan enzim yang meningkatkan fungsi otak, terutama yang berkaitan dengan pertumbuhan kognitif dan emosional.

Setelah bayi Anda mencapai usia 6 bulan, Anda dapat melengkapi ASI dengan makanan pendamping sehat yang penting untuk perkembangan otak, termasuk sayuran segar, buah-buahan, dan sumber protein seperti ikan dan telur.

3.Pastikan anak kamu mendapatkan tidur yang cukup

BACA JUGA : Donasi FBS Mendukung 250 Anak di Indonesia Selama Ramadan 2025
BACA JUGA : Samitivej International Children’s Hospital Perluas Jangkauan, Majukan Pelayanan Kesehatan Anak di Asia Pasifik

Sama seperti tubuh membutuhkan nutrisi, otak juga membutuhkan istirahat agar dapat berfungsi secara efektif.

Pastikan anak Anda mendapatkan jumlah tidur yang sesuai dengan usianya agar pikirannya dapat rileks dan berkembang dengan baik.

Bayi hingga usia 6 bulan membutuhkan sekitar 16 jam tidur setiap hari, termasuk 7-8 kali tidur siang.