Universitas Gadjah Mada (UGM) melengkapi daftar empat universitas Indonesia dalam pemeringkatan ini.
UGM menempati kelompok peringkat 401–450 dunia untuk bidang Mechanical, Aeronautical & Manufacturing.
Pencapaian tersebut menunjukkan keberadaan UGM dalam pemeringkatan bidang teknik di tingkat global.
Apa yang Dinilai dalam Kategori Ini?
BACA JUGA : Peringkat QS 2026, 8 Universitas Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia
BACA JUGA : UI dan UGM Masuk 10 Besar Asia Tenggara dalam QS WUR 2027
Penting dipahami bahwa kategori QS ini tidak hanya menggambarkan satu program studi Teknik Mesin.
QS mencakup bidang Mechanical, Aeronautical & Manufacturing Engineering dalam satu kategori pemeringkatan.
Lingkup tersebut mencakup bidang seperti teknik mesin, penerbangan, manufaktur, dan bidang rekayasa terkait.
QS menyusun peringkat berdasarkan lima indikator yang menggambarkan kekuatan akademik, reputasi, riset, dan kolaborasi internasional.
BACA JUGA : 4 Universitas Terbaik di Asia Tenggara 2026
BACA JUGA : Beasiswa Chevening 2027 Resmi Dibuka, Kuliah S2 di Inggris Tanpa Batas Usia
Pertama, Reputasi Akademik memiliki bobot 40 persen dan menjadi indikator dengan bobot terbesar.
Indikator ini mengukur pandangan akademisi terhadap kualitas universitas dan bidang studinya.
Kedua, Reputasi Pemberi Kerja memiliki bobot 30 persen dalam penilaian QS.
