Pulau ini menyimpan kisah legenda cinta antara Tan Bun Ann dan Siti Fatimah, yang dicatat pada batu prasasti di sana.
Wisatawan dapat menjelajahi kelenteng Hok Tjing Rio, makam pasangan cinta tersebut, pagoda, dan pohon cinta yang dipercaya dapat menjawab harapan pasangan muda.
Untuk mencapai pulau ini perlu menggunakan transportasi laut dengan tarif pulang-pergi mulai dari Rp50.000 hingga Rp150.000 per orang.
Jam operasionalnya adalah 07.30-16.00 WIB, dan pada hari raya Cap Go Meh, pulau ini akan ramai dengan acara budaya seperti barongsai dan wayang orang.
BACA JUGA:Yuk Kepoin! 5 Manfaat Kulit Manggis yang Bisa Bikin Kamu Makin Glowing
BACA JUGA:Mau Gaji Tinggi? Pilih Kuliah di 4 Universitas Unggulan Indonesia Versi Terbaru Ini
4. Punti Kayu Taman Wisata Alam
Terletak di Jl. Kol. Burlian Km. 6,5, Karya Baru, Alang Alang Lebar, TWA Punti Kayu adalah hutan pinus dalam kota terbesar di Indonesia dengan luas 50 hektare.
Dahulu dikenal sebagai Taman Sari atau Taman Syailendra, nama “Punti Kayu” berasal dari bahasa Komering yang berarti pohon pepaya.
Kawasan ini memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang tinggi, termasuk 71 jenis pohon dan berbagai jenis burung, reptil, serta serangga langka seperti capung jarum Podolestes coomansi.
BACA JUGA:Kenali 5 Ciri Khas Suku Palembang, Apa Saja?
Fasilitas yang tersedia antara lain flying fox, taman bermain, miniatur 7 keajaiban dunia, danau, serta waterpark. Jam operasionalnya adalah 09.00-16.00 WIB, dan suasana sejuk dari pepohonan
pinus menjadikannya tempat yang nyaman untuk bersantai.
5. Amanzi WaterPark
