Sementara itu, dua perusahaan nasional di bidang konstruksi turut berpartisipasi dalam pembangunan ruang komersial dan residensial.
PT Kreasibeton Nusapersada, perusahaan asal Medan dengan portofolio proyek ikonik seperti JW Marriott Hotel Medan dan Jalan Tol Medan–Kualanamu, akan mengembangkan apartemen, perkantoran swasta, dan supermarket di lahan seluas 9.342 m².
BACA JUGA: Komisi I DPR RI Puji Konsep Smart Defence Kodam Khusus di IKN
BACA JUGA: TNI AD Bakal Bangun Kodam Khusus ‘Smart Defense’ di IKN
Adapun PT Daya Mulia Turangga, yang telah berkecimpung dalam pembangunan jalan, jembatan, dan gedung komersial di seluruh Indonesia selama lebih dari 35 tahun, akan membangun kawasan perkantoran dan area komersial di atas lahan seluas 2,88 hektare.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dalam sambutannya, menyampaikan bahwa sampai dengan April 2025, investasi yang telah berjalan di IKN mencapai Rp62,08 triliun dari 42 perusahaan.
Jumlah tersebut bertambah dengan kehadiran enam perusahaan baru.
Menurut Basuki, pihaknya saat ini tengah menunggu pengumuman lelang untuk pembangunan jalan yang akan mendukung aksesibilitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
BACA JUGA: Jokowi Konfirmasi Pusat Latihan Timnas Indonesia Segera Dibangun di IKN
BACA JUGA: Siap-siap! 751 Pejabat Kemenkeu Pindah ke IKN Nusantara Tahun Depan
“Sekarang ini kita mulai pada bulan Mei ini menunggu pengumuman lelang, insya Aallah tidak ada sanggahan, kita bisa tandatangan kontrak untuk membangun jalan dan fasilitas yang bisa melayani bapak-ibu investor.
Setelah itu kita mulai tender lagi untuk legislatif dan yudikatif,” ungkap Basuki.
Sedangkan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, turut menegaskan peran aktif Otorita IKN dalam mengakselerasi realisasi investasi.
“Sesuai peran Kepala Otorita IKN sebagai ‘Marketing’, hari ini juga langsung terwujud dengan investor yang tanda tangan kerja sama.
