SUKABUMI, TUJUANSATU.COM – Ekselensia Tahfizh School atau eTahfizh, salah satu program GREAT Edunesia, menyelenggarakan wisuda Angkatan ke 4, Kamis 28 Juni 2024.
Wisuda dari mitra pelaksana program Dompet Dhuafa ini, merupakan sebuah rasa syukur.
Sekaligus prosesi penanda tuntasnya seluruh proses pembinaan di bangku sekolah menengah, dan mengantarkan ke pintu gerbang pendidikan tinggi (kuliah).
Wisuda yang mengangkat tema “Luhurkan Budi Pekerti, Bangun Peradaban Qurani” ini, diselenggarakan secara hybrid.
BACA JUGA: 168 Calon Pegawai Bank Indonesia Latihan Bela Negara di Badiklat Kemenhan
BACA JUGA: Ini Rahasia Maybank Indonesia Raih Laba Rp750 Miliar Pada Kuartal Pertama 2023
Selain dihadiri oleh wisudawan, orang tua dan donatur, pada kesempatan ini hadir Prof. Dr.K.H.Didin Hafidhuddin, M.Sc selaku Kepala Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia.
Turut hadir, Kepala Sekolah Pascasarjana UIKA, Ahmad Juwaini selaku Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa, Abdul Khalim selaku GM School Development GREAT Edunesia, Hamdan Triaji,S.Kep selalu Kepala Desa Lido.
Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Didin Hafidhuddin,M.Sc menyampaikan bahwa generasi Islam menjadi penentu kemajuan suatu peradaban.
“Generasi emas adalah generasi Al Quran, karena tidak ada kemuliaan tanpa Al Quran.
BACA JUGA: RUPST Bank Mandiri Sepakat Tebar Dividen Rp 24,7 Triliun
Sejarah sudah mencatat peradaban islam hanya dilakukan oleh orang terbaik yaitu generasi Al Quran,” tegas Didin Hafidhuddin.
Senada dengan Didin Hafidhuddin, Ahmad Juwaini menyampaikan bahwa Ekselensia Tahfizh School senantiasa menjadi sekolah penghafal Al Quran yang berkualitas dan dikelola secara profesional.







