CIKARANG, TUJUANSATU.COM – Rekayasa Lalulintas One Way resmi ditutup Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Selasa 8 April 2025.
Pelaksanaan rekayasa lalu lintas One Way nasional sebelumnya dilakukan dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, sampai dengan KM 70 GT Cikatama, Jawa Barat.
Sistem rekayasa lalu lintas One Way ini telah diberlakukan sejak Minggu, 6 April 2025 pukul 09.30 WIB.
Dilansir dari laman Website Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Penutupan dilakukan mulai Selasa 8 April 2025, pukul 08.30 WIB, setelah melihat kondisi jalan tol yang sudah cukup landai.
BACA JUGA: Mudik Waspadai Microsleep, Kenali Bahaya dan Penyebabnya
BACA JUGA: Jalan Tol Trans Sumatera Dipadati Pemudik, Cek Update 29 Maret 2025
Menhub Dudy dari Command Center Patroli Jalan Raya (PJR) Korlantas Polri di KM 29 Tol Jakarta – Cikampek, rekayasa lalu lintas One Way merupakan salah satu upaya strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan mempercepat waktu tempuh pemudik.
Dengan sistem One Way, menurut Menhub, pemerintah mampu mengoptimalkan kapasitas jalan dan meminimalisasi titik kepadatan, sehingga para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan lebih cepat, aman, dan selamat.
Dengan perencanaan matang dan pelaksanaan terkoordinasi, dijelaskan Menghub, kebijakan One Way ini telah memberikan kontribusi positif dalam menciptakan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2025.
Menhub mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah melaksanakan pelayanan dan pengamanan selama masa angkutan Lebaran 2025.
BACA JUGA: Update Arus Mudik: 140.362 Kendaraan Lintasi JTTS, VLL Tertinggi Tol Terpeka
BACA JUGA: Mudik Pertama dengan Si Kecil? Simak 5 Tips agar Perjalanan Lebih Nyaman dan Aman
Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan angkutan Lebaran yang telah berjalan dengan baik ini, tidak lepas dari koordinasi dan kolaborasi dari seluruh unsur terkait.
Dalam kesempatan itu, Menhub memohon maaf apabila ada layanan yang masih kurang dan akan pihaknua perbaiki di tahun depan.







