JAKARTA, TUJUANSATU.COM – Continuum resmi bekerja sama dengan PT. Anugrah Cipta Mould Indonesia atau ACMI yang tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Kerja sama ini punya posisi strategis terutama dalam perkembangan penting bagi sektor manufaktur Asia Tenggara.
Mengingat, Continuum merupakan perusahaan terkemuka dari Amerika Serikat dalam produksi bubuk logam berkelanjutan.
Sementara ACMI merupakan produsen kontrak terbesar untuk pencetakan 3D logam di Indonesia juga pemain utama regional dalam manufaktur cetakan sepatu dan komponen presisi.
BACA JUGA:Kuliner dan Budaya Indonesia Pikat Ratusan Warga Ottawa Kanada
BACA JUGA:Alterno Raih Pendanaan Seri A untuk Memperluas Skala Teknologi Panas Berkelanjutan
Kemitraan yang berwawasan ke depan ini berfokus pada pengenalan Eco-friendly alloy powders yaitu produksi serbuk logam paduan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan.
Terutama untuk penggunaan dalam proses manufaktur aditif (Additive Manufacturing/AM) seperti 3D printing logam ke dalam ekosistem industri Indonesia.
Kerjasama ini juga sekaligus untuk mempercepat pengembangan kemampuan manufaktur aditif logam canggih di dalam negeri.
Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan di berbagai sektor strategis. Termasuk cetakan sepatu, elektronik konsumen, energi, otomotif, dirgantara, dan perangkat medis.
BACA JUGA:BSI Raih Sertifikasi Internasional ISO 22301:2019, Siap Go Global
BACA JUGA:Panasonic Indonesia Jadi Basis Ekspor ke 80 Negara
Don Magnuson, Senior Vice President of Sales di Continuum mengatakan, Indonesia sedang berkembang menjadi pusat manufaktur regional.
“Kolaborasi kami dengan ACMI menghadirkan peluang menarik untuk mengintegrasikan keberlanjutan dengan teknologi mutakhir di salah satu pasar paling menjanjikan di dunia,” tuturnya.
