AFY Selenggarakan Wisuda Anti Mainstream di Empire XXI, Bikin Penasaran!

20 wisudawan akan melepas status mahasiswanya

Sudah sepantasnya jika Yogyakarta memiliki sekolah formal di bidang perfilman sebagai bentuk kontribusi positif terhadap perkembangan bangsa ke depan, khususnya di bidang film.

AFY menjadi akademi pertama dan satu-satunya di Indonesia yang berfokus pada produksi film.

Kehadiran AFY menjadi ruang dokumentasi ilmu para sineas film agar regenerasi terus berkesinambungan.

Terdapat 4 peminatan utama yang menjadi pilihan yaitu penyutradaraan, produksi, sinematografi, dan penulisan skenario film.

BACA JUGA:REWE Group Secara Terbuka Melaporkan Progres Komitmen Telur Bebas Sangkar Globalnya

BACA JUGA:Ibu Kota Nusantara Catatkan Lonjakan Pengunjung, dari Lokal dan Manca Negara

Sebagai kampus vokasi praktek menjadi hal yang lebih diutamakan daripada teori, sehingga setiap lulusan AFY diharapkan memiliki keterampilan memadai dalam bidang perfilman.

Sebagaimana Tri Wahyudi, M.A. selaku Direktur, kehadiran AFY merupakan bentuk tanggungjawab dalam menumbuhkan talenta-talenta baru untuk terus berkontribusi di dunia film.

Alumni-alumni AFY saat ini sudah banyak berkontribusi baik dalam film layar lebar seperti Gadis Kretek, Waktu Magrib, Tilik Series, 24 Jam Bersama Gaspar.

Lalu Ipar adalah Maut, Tuhan Ijinkan Aku Berdosa, Kisah Tanah Jawa, Sakaratul Maut, Operandi Gerhana, Zona Merah, dll.

BACA JUGA:Kartini Masa Kini, Pameran Fotografi Peringati Hari Kartini 2025 Dibuka Menteri Rini

BACA JUGA:Garuda Academy Resmi Dibuka, Terafiliasi Modul FIFA dan AFC

Selain itu film pendek karya mahasiswa ataupun alumni juga telah memenangkan berbagai penghargaan di festival nasional maupun internasional.

Seperti Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), Macau International Short Film Festival, Australia-Indonesia Short Film Competition, Southeast Asian Film Lab Singapor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *