Dahulunya alat musik tradisional ini terbuat dari pelepah daun enau atau bambu yang menghasilkan suara khasnya.
BACA JUGA:Persembahkan Yoga, Budaya Lokal dan Hidangan, Slow Food and Yoga Festival Kembali Digelar
Namun, seiring kedatangan kolonial Belanda ke Bumi Besemar, Genggong pun dipengaruhi.
Yang mana awalnya terbuat dari bahan alami bergeser dibuat melalui material logam kuningan.
Hingga kini Genggong pun dibuat menggunakan logam kuningan.
Hasil suara yang dikeluarkan Genggong pun mempunyai ciri khas tersendiri yang indah.
BACA JUGA:Kenalan lebih Dekat Dengan Pempek, Makanan Tradisional Palembang yang Terkenal Hingga Mancanegara!
BACA JUGA:Kembali Hadir, Spotify RADAR Indonesia Kenalkan 10 Talenta Lokal di Belantika Musik Indonesia
Lalu untuk memainkannya perlu latihan ekstra untuk mempelajarinya.
Sebab, dalam memainkan genggong bisa dibilang susah-suah gampang!
Saat memainkannya, genggong harus dipegang dengan tangan kiri sambil ditempelkan pada bibir.
Selanjutnya tangan kanan memainkan lidah yang bergetar hingga menghasilkan suara.
BACA JUGA:Gak Harus Batik! Ini Ide Gaya Kondangan Cowok Simpel dan Sopan
BACA JUGA:Lomba Layar Terpanjang Australia Ditutup di Labuan Bajo, Cek Keseruannya













