BYD menggunakan suspensi MacPherson di bagian depan dan Balok Torsi di bagian belakang. Kombinasi tersebut mendukung kenyamanan berkendara.
BACA JUGA : BYD Racco Laris Manis di Jepang: Apakah Segera Masuk Indonesia?
BACA JUGA : Changan Deepal S07 Prime Rilis di GIIAS 2026: SUV Sporty Bertenaga!
Untuk membantu pengemudi, tersedia paket teknologi BYD DiPilot C. Paket ini mencakup fitur bantuan berkendara otomatis di jalan raya serta sistem parkir mandiri.
Dari sisi penjualan, model ini mencatatkan hasil positif selama Agustus 2026. BYD Atto 2 terjual sebanyak 22.958 unit pada periode tersebut.
Angka penjualan itu meningkat 13,2 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah tersebut juga naik 16,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
BYD Atto 2 2027, Belum Ada Kepastian Masuk Indonesia
BACA JUGA : Yamaha Gear eV: Skuter Listrik Baterai Tukar untuk Bisnis & Logistik!
BACA JUGA : Changan Nevo Q05 Resmi Meluncur di GIIAS 2026, SUV Listrik Rp300 Jutaan, Jarak Tempuh Tembus 462 Km!
BYD Atto 2 atau Yuan UP edisi 2027 menawarkan sejumlah pembaruan pada baterai dan kabin. Kendaraan ini memiliki pilihan jarak tempuh hingga 501 km berdasarkan standar CLTC.
Selain itu, baterai Blade BYD, fitur kabin yang lebih fungsional, serta teknologi DiPilot C menjadi bagian dari pembaruannya. BYD juga mempertahankan harga yang kompetitif untuk pasar China.
Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai rencana peluncuran maupun ketersediaan BYD Atto 2 edisi 2027 di Indonesia.
