Candi Bumiayu Magnet Wisatawan Berkunjung ke PALI

nannnunanPALI – Candi Bumi Ayu terbukti menjadi penarik minat wisatawan ke Kabupaten Penikal Abab Lematang Ilir (PALI). Tak hanya wisatawan lokal, ternyata yang datang dari mancanegara pun tertarik untuk datang ke bangunan Cagar Budaya Nasional tersebut.

Salah satunya, saat belasan wisatawan asal Prancis, Spanyol dan Portugal yang datang ke Candi Bumi Ayu, yang terletak di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.

Menurut Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VI Sumsel melalui Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Candi Bumi Ayu, Andi Fatahilah, kedatangan belasan wisatawan asing itu untuk berwisata, bukan mempelajari candi tersebut.

Namun sebelumnya, kata Andi, ada juga wisatawan dari Jepang dan Amerika Serikat yang berkunjung ke komplek percandian kuno tersebut.

BACA JUGA: Ishak Mekki Naik ke Atas Menara Jembatan Ampera

Dia mengakui, saat ini Bumi Ayu makin banyak menarik minat wisatawan asing untuk berkunjung. Ada dari mereka yang datang ke Candi Bumi Ayu, setelah sebelumnya berkunjung ke museum di Belanda. Soalnya di Belanda, ada sebagian penjelasan terkait Candi Bumi Ayu.

Andi menambahkan, semua pihak harus menjaga dan melestarikan Bumi Ayu. Karena bangunan adalah warisan budaya nenek moyang, dan titipan untuk generasi yang akan datang.

Sebagaimana media ini kutip dari Situs Wikipedia, Bumi Ayu adalah salah satu situs peninggalan agama Hindu yang terdapat di pesisir Sungai Lematang, PALI.

Candi-candi ini merupakan satu-satunya Kompleks Percandian di Sumatra Selatan, dan sampai saat ini ada tidak kurang 9 buah bangunan candi yang ada di lokasi.

BACA JUGA: Kejuaraan Body Contest Ramaikan HUT Ke- 5 KIKAV 5/GCC

Candi-candi di Bumi Ayu konon merupakan death monument, artinya monumen yang masyarakat pendukungnya tinggalkan. Candi-candi itu rusak dan terkubur tanah hingga oleh E.P. Tombrink temukan kembali pada tahun 1864. *