Cathay United Bank Bahas ESG Sebagai Kunci Penentu Kesuksesan Pembangunan Berkelanjutan

Cathay United Bank Kantor Cabang Ho Chi Minh City Gelar Seminar dengan Topik ESG

Pada 2015, CUB menjadi bank Taiwan pertama yang menganut “Equator Principles”.

Serta menjamin proyek-proyek yang CUB biayai sejalan dengan standar manajemen risiko lingkungan hidup dan sosial.

Hal tersebut menopang pembangunan berkelanjutan dalam aktivitas bisnis.

Di seminar ini, Michael Wen, Executive Vice President, Cathay United Bank berkata, Cathay United Bank mendukung nasabah menghadapi dinamika ESG.

BACA JUGA: Jelang Libur Panjang Mei 2025, BRI Pastikan Keandalan Layanan

BACA JUGA: Demi Manjakan Pelanggan dengan Pelayanan Prima, 2 Anak Usaha PT Titan Infra Sejahtera Tambah Fasilitas

Antara lain dengan memberikan perspektif seputar tren global dan lokal, perkembangan regulasi, serta pendekatan implementasi guna memberdayakan para pelaku bisnis.

Pertumbuhan pesat ekonomi Vietnam menghadirkan berbagai peluang dan tantangan dalam pembangunan berkelanjutan.

“Untuk itu, kolaborasi antara pelaku bisnis, lembaga keuangan, dan pembuat kebijakan berperan besar mendorong perubahan positif,” ungkap Michael.

Di forum ini, Nguyễn Hoàng Nam, ESG Leader PwC Vietnam membahas sejumlah tantangan ESG yang dihadapi usaha kecil dan menengah (UKM) dalam negeri.

BACA JUGA:Wuling Rayakan 3 Pencapaian Istimewa di Tingkat Global dan Nasional, Apa Saja?

BACA JUGA:Kolaborasi Aeris Beauté dan OATSIDE Hadirkan Blendie Bar, Ubah Jadi Momen Menyenangkan!

Ia menjelaskan, sekitar 39% pelaku bisnis masih belum mengenal ESG, bahkan lebih dari 60% di antaranya tidak mengetahui regulasi terkait.

“Sejumlah kendala yang ditemui para pelaku bisnis antara lain hambatan keuangan, panduan legal yang belum jelas, serta kemampuan yang belum memadai untuk menerapkan ESG,” ulasnya.