Dia menambahkan, Compas.co.id sudah cukup banyak mendengarkan tantangan yang dihadapi oleh brand ketika berjualan di e-commerce.
Mulai dari menganalisa kebutuhan produk yang diminati pasar, kebutuhan sumber daya untuk mengoperasikan toko & layanan customer service, hingga kebutuhan tenaga ahli untuk mengelola pergudangan dan logistik.
Tentunya hal tersebut membutuhkan kemampuan yang tidak sedikit, namun jika tidak dilakukan juga dapat berakibat lebih buruk.
Karena tanpa hal tersebut, tidak jarang brand merugi karena banyak produk yang rusak karena kesalahan cara menyimpan produk atau kesalahan memprediksi stok produk sehingga melewati expiry date.
BACA JUGA: Waspada Phishing dengan Modus QRIS, Ini Cara Pencegahannya
BACA JUGA: Pacu Inovasi, Bukit Asam Dukung Hilirisasi Demi Ketahanan Energi
Di sini sambung Narendrata, letak fitur enabler Data-driven Insight for Strategy Advantage Compas.co.id yang dapat membantu produk apa yang diminati oleh konsumen, seberapa cepat produknya akan terjual.
Sehingga brand dapat memprediksi kapan waktu yang tepat untuk melakukan restock produk.
“Hal ini dapat membantu brand untuk mengurangi kerugian dan memastikan kelancaran operasional, terutama produk-produk yang membutuhkan tempat penyimpanan khusus, seperti makanan beku maupun minuman,” lanjut Narendrata.
Fitur ini juga didukung dengan fitur lainnya, yaitu High Order Success Rate with Advanced Automation dari Compas.co.id mempermudah pengelolaan proses order secara otomatis.
