BACA JUGA: Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2025 kepada Dunia, Gubernur Guangdong Wang Weizhong Pamer Prestasi
BACA JUGA: Jelajahi Destinasi Baru, Scoot Tawarkan Penerbangan Langsung Terbaru Wina dan Kota Iloilo
Untuk menyelesaikan target tersebut tahun 2025 – 2029 dibutuhkan APBN sebesar Rp 48,8 triliun.
Pertama menyelesaikan kompleks legislatif, yudikatif, dan ekosistem pendukungnya serta membuka akses menuju IKN wilayah perencanaan (WP) 2.
Selain itu, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk memelihara serta mengelola prasarana dan sarana di IKN yang sudah selesai.
“Jadi dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sekarang menyerahkan pada Otorita IKN untuk kami kelola dan kami pelihara,” jelas Basuki Hadimuljono.
BACA JUGA: Astra Financial Talks Ajak Publik Cerdas Gunakan Teknologi Digital
BACA JUGA: Ga Kaleng-Kaleng! 3 Fitur Canggih Lengkapi Jetty Anyar Persembahan PT Titan Infra Energy untuk PTBA
Sementara itu Dewan Penasehat Forum Komunikasi Pengusaha IKN (FKP-IKN) Sony Subrata menjelaskan, ada sejumlah proyek di IKN yang sudah diselesaikan oleh investor dan masih ada yang dalam proses pembangunan.
Hal ini menurut Sony dikarenakan, semua proyek pembangunan di IKN merupakan pekerjaan besar yang sangat kompleks.
“Para investor di IKN ada yang sudah selesai membangun dan ada yang sedang dalam proses finalisasi desain dan persiapan pembangunan.
Selain itu dari Otorita IKN juga sedang mempersiapkan pembangunan jalan dan jalur MUT (Multi Utility Tunnel).
BACA JUGA: Jelang Upacara di Nusantara, Panitia Nasional HUT RI Ke-79 Cek Lokasi
BACA JUGA: Perkenalkan Nusantara Lebih Dekat pada Joint Working Group Indonesia-France 2024
