JAKARTA, TUJUANSATU.COM – Strabismus atau mata juling adalah kondisi dimana kedua mata tidak sejajar satu dengan yang lain.
Kondisi ini bisa bersifat permanen atau muncul hanya sesekali.
Salah satu mata mungkin mengarah ke depan, sementara posisi mata lainnya lebih ke dalam, keluar, ke atas, atau ke bawah.
Ini terjadi akibat gangguan pada otot-otot penggerak mata, yang membuat mata kehilangan koordinasi.
BACA JUGA: XL Axiata Berhasil Raih Kinerja Solid di Tahun 2024, Pendapatan Naik 6% Laba Bersih Naik 45%
BACA JUGA: Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Meningkat, Tercatat 1,24 Juta Kunjungan pada Desember 2024
Mata juling bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Selain mengganggu penampilan, strabismus dapat memengaruhi kemampuan penglihatan, terutama pada anak-anak yang sedang dalam masa perkembangan visual.
Lalu, apakah mata juling bisa diobati?
Ternyata, pengobatan mata juling sangat bergantung pada jenis-jenisnya. Yuk, pelajari lebih lanjut tentang mata juling dan jenis-jenisnya di artikel ini!
BACA JUGA: Pencairan QRIS BRI 4x Sehari, Bikin Untung Merchant
BACA JUGA: Raih Keberuntungan Bersama Vantage, Trading dan Menangkan Red Packets Senilai Hingga $888
Mengenal Kondisi Mata Juling
Secara global, kasus ini cukup umum terjadi. Diperkirakan sekitar 2-4% anak-anak mengalaminya gejala mata juling.
Pada sebuah penelitian di Hongkong tahun 2021, ditemukan 133 anak yang terkena mata juling dari 4,273 total responden.
Pada orang dewasa, kasus mata juling ini juga dapat muncul akibat cedera, stroke, atau gangguan neurologis lainnya.
BACA JUGA: Gerakan Skrining Mata Universal Lindungi Mata Anak
BACA JUGA: SMB IV Minta Pemkot Palembang Buka Ruang Diskusi Soal Penyelamatan Cagar Budaya










