BACA JUGA: Digitalisasi Pelayanan Jalan Tol, HKA Kembangkan 2 Aplikasi
BACA JUGA: Bukit Asam Raih Bisnis Indonesia Social Responsibility Awards (BISRA) 2024
Kemudian beliau membacakan surat An-Najm ayat 43-45 serta 48.
“Coba perhatikan surat An-Najm ayat 43 sampai 45.
“Dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis; dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan; dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan Wanita”.
Ketiga ayat beruntun ini menunjukan tentang kondisi lawan kata.
BACA JUGA: Ekselensia Tahfizh School Wisuda 11 Generasi Qurani Unggul
BACA JUGA: Gerak Bitcoin di Tahun Baru Imlek 2024, Potensi Naik atau Turun?
Tapi perhatikan dalam surat yang sama di ayat ke 48 “dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan”, maka lawan dari kekayaan bukan kemiskinan tapi kecukupan.
Inilah mindset yang harus diubah, orang itu miskin karena mindsetnya merasa selalu kurang” pesan Ustadz. Luqman.
Sebagai bagian dari GREAT Edunesia, Kampus Bisnis Umar Usman telah menjadi lembaga pendidikan berpengalaman dan terpercaya selama lebih dari 11 tahun dengan melahirkan para pengusaha berkarakter.
Melalui seminar parenting ini, Kampus Bisnis Umar Usman berharap ada satu persepsi antara orang tua dan anak demi satu tujuan yakni mengantarkan anak-anak sukses di bidangnya, memiliki karakter entrepreneurship, sehingga bisa diterima dimanapun mereka berada.
BACA JUGA: AirAsia MOVE dan HTS Umumkan Kemitraan untuk Mengintegrasikan Produk Pendukung Fintech
Entrepreneurship pada remaja akan berkembang dengan dukungan lingkungan terdekat seperti orang tua, budaya pengasuhan yang dibangun dalam keluarga, dan sistem pendidikan yang sesuai.
Tak kalah penting perlu dipahami orang tua dan anak sebagai calon entrepreneur muda, bahwa bidang entrepreneurship tidak bisa hanya dengan teori tapi harus di dukung dengan praktek.













