Temuan utama lainnya dari data yang Little Hotelier bagikan meliputi:
Rata-rata harga kamar harian (ADR) akomodasi di Indonesia naik sebesar 84% dari tahun ke tahun pada 2022, perubahan yang lebih besar daripada 19 pasar lainnya yang pihaknya analisis untuk penelitian ini, dan di atas rata-rata global sebesar 24%.
Jeda waktu pemesanan dan check-in rata-rata tumbuh dari 11 hari pada tahun 2021 menjadi 17 hari pada tahun 2022 di Indonesia, menunjukkan kepercayaan wisatawan yang meningkat dan bukti pertumbuhan tamu internasional yang sering memesan akomodasi mereka dari jauh hari.
Tingkat pembatalan tetap di bawah 10%, dan merupakan yang terendah dari seluruh pasar yang pihaknya analisis.
Jumlah rata-rata waktu yang wisatawan habiskan di properti Indonesia adalah 2,20 hari pada tahun 2022, di atas rata-rata global sebesar 1,93 hari.
Regional Sales Manager Little Hotelier di Indonesia, Tander Lowongan dalam paparannya, menjelaskan betapa pentingnya bagi penyedia akomodasi kecil Indonesia untuk lebih terlibat dan memahami secara menyeluruh tren industri terbaru.
“Dalam lingkungan perjalanan yang dinamis seperti ini, pengetahuan menjadi kekuatan. Dan penyedia akomodasi yang memiliki pemahaman mendalam tentang bagaimana berkembangnya perilaku pemesanan wisatawan akan dapat menyesuaikan bisnis mereka dan tetap selangkah lebih maju dari pesaing mereka tahun ini. Membuat keputusan penetapan harga dan pemasaran yang cerdas berdasarkan data, bukan berdasarkan firasat semata, adalah kunci keberhasilan bagi bisnis akomodasi Indonesia yang cerdas.”
Ia melanjutkan, membangun kesadaran tentang bagaimana dan di mana wisatawan menempatkan pemesanan mereka secara online saat bepergian secara lokal merupakan awal yang tepat bagi pemilik akomodasi untuk mengenal perilaku wisatawan. RIL










