Gedung ini kini berfungsi sebagai perkantoran pimpinan Kementerian Pertahanan, termasuk ruang kerja Menteri Pertahanan, Wakil Menteri Pertahanan, Sekretaris Jenderal, dan Inspektur Jenderal. Kemhan.
Para pengunjung kemudian berkesempatan menelusuri Lorong Sejarah, di mana mereka mendapatkan penjelasan mendalam dari pemandu mengenai berbagai artefak, foto, dan informasi penting terkait sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
BACA JUGA: Haier Dukung Australian Open: Kolaborasi Penting yang Menonjolkan Inovasi dan Keunggulan
BACA JUGA: Dunia Jadi Takjub! Kerja sama Filipina dan Tiongkok dalam Kerangka Belt and Road Initiative
Lorong ini menjadi jendela bagi generasi penerus untuk memahami nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.
Sebagai penutup yang menarik, para pengunjung diajak untuk merasakan langsung ketangguhan kendaraan taktis Maung produksi PT Pindad (Persero).
Kesempatan untuk menaiki kendaraan kebanggaan nasional ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap industri pertahanan dalam negeri.
Dibukanya kembali Lorong Sejarah ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang efektif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menanamkan nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.
BACA JUGA: TIKI Kembali Ditunjuk United Tractors untuk Mendukung Manajemen Logistik yang Efektif dan Andal
BACA JUGA: Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2025 kepada Dunia, Gubernur Guangdong Wang Weizhong Pamer Prestasi
Juga memperkuat rasa nasionalisme, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.








