Membentuk Masa Depan Keuangan Digital, Money20/20 Asia Hadirkan 200an Pemimpin Fintech dan Regulator Paling Berpengaruh di Asia

Money20/20 Asia meluncurkan agenda yang akan menghadirkan lebih dari 200 Pemimpin Fintech dan Regulator paling berpengaruh di Asia, membentuk masa depan keuangan digital.

Tepatnya, ketika Money20/20 Asia mempertemukan para regulator dan pemimpin industri untuk mengeksplorasi masa depan perbankan dan pembayaran lintas batas.

“Agenda kami yang paling ambisius hingga kini, menekankan inovasi yang terarah serta menyediakan platform yang unik untuk berkolaborasi,” imbuh Ian Fong.

“Kami sangat antusias untuk memfasilitasi berbagai diskusi yang akan menentukan babak baru industri fintech di salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia,” tambah Ian Fong lagi.

Beberapa pembicara terkenal yang akan tampil di empat panggung yang luar biasa dalam acara ini, yaitu Exchange Stage, Unfiltered Stage, Money Pot, dan HumanA.I.ty Stage (dipandu oleh AI co-host Money20/20 sendiri yaitu Aiana).

BACA JUGA : Yuk Swifties Merapat! This Is Taylor Swift: A Spotify Playlist Experience Hadir di Jakarta

BACA JUGA : Hyundai Bluelink: Pantau Kondisi dan Posisi Mobil dari Jarak Jauh

Termasuk pula Pitcha Siriyaphan, Head of Payments, Thailand, di J.P. Morgan Payments; Maria Peralta, Direktur SMB Acceptance Solutions di Visa; Hans Patuwo, Chief Operating Officer di GoTo Group.

Berikutnya ada Ritesh Shukla, CEO NPCI International; Daniel Yun, Pendiri dan CEO KakaoBank Corp; dan Chee Mun Foong, CEO dan Chief Product Officer di YTL AI Labs dan YTL-Sea Digital Bank Project.

Daniel Yun, Pendiri dan CEO KakaoBank Corp berkomentar, bagi bank digital, jalan menuju profitabilitas memang menantang, tetapi sepenuhnya dapat dicapai dengan menerapkan strategi yang tepat.

Di Kakaobank sambung Daniel Yun, mereka berkomitmen untuk membangun platform perbankan yang berpusat pada pelanggan dan didorong oleh inovasi.

BACA JUGA : Wuling Motors Meriahkan IIMS 2025, Hadirkan Ragam Promo Menarik    

BACA JUGA : Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 45 Ton Bawang Merah dan 28 Karung Pakaian Bekas di Perairan Jamboaye