Kampanye Dog Meat Free Indonesia
Sesi ketiga membahas isu perdagangan daging anjing melalui kampanye Dog Meat Free Indonesia (DMFI).
Mahasiswa diajak memahami dampak buruk praktik ini, baik terhadap kesejahteraan hewan maupun kesehatan masyarakat.
AFJ mendorong mahasiswa untuk mengambil sikap aktif—menolak konsumsi daging anjing, melaporkan kekejaman melalui hotline DMFI.
BACA JUGA:Sunhak Peace Prize 2025 Soroti Kiprah Para Pembuat Perubahan Global
BACA JUGA:Silaturahmi Usai Idul Fitri, FIFGROUP Bakti Sosial di 36 Panti Asuhan Se-Indonesia
Serta mendukung adopsi hewan alih-alih membeli dari praktik pembiakan yang eksploitatif.
Fokus utama pada isu kesejahteraan hewan yang diternakkan ditampilkan secara mendalam dalam sesi keempat.
AFJ mengajak mahasiswa membedah realitas di balik industri peternakan modern—mulai dari proses pemeliharaan, transportasi, hingga penyembelihan hewan.
Diskusi fokus kepada kondisi ayam petelur dalam sistem kandang baterai yang menimbulkan penderitaan besar dan tidak memenuhi prinsip kesejahteraan hewan.
BACA JUGA:Emas Solusi Investasi, Transaksi Logam Mulia di BSI Bebas Antre
BACA JUGA:Buyback Saham, BRI Siapkan Dana Rp3 Triliun
Melalui pendekatan kampanye Cage-Free Indonesia, mahasiswa didorong untuk mengkritisi pilihan konsumsi mereka serta memahami dampak etis dan lingkungan dari sistem produksi pangan hewani.
Sesi ini menjadi ruang reflektif sekaligus edukatif yang membuka mata mahasiswa tentang penderitaan sistemik hewan yang diternakkan yang selama ini sering luput dari perhatian publik.
