Pengaspalan Proving Ground Masuki Tahap Finalisasi, Diproyeksi Selesai Akhir April 2025

Seluruh lintasan utama telah diaspal menggunakan aspal jenis Performance Grade (PG)

JAKARTA, TUJUANSATU.COM – Pengaspalan proving ground atau jalur uji kendaraan yang dikerjakan PT Hakaaston (HKA), telah memasuki tahap finalisasi.

Seluruh lintasan utama telah di aspal menggunakan aspal jenis Performance Grade (PG), yang dirancang khusus untuk menjaga kestabilan permukaan jalan dalam berbagai kondisi cuaca dan beban.

Pengaspalan untuk area pelengkap seperti jalan masuk – keluar proyek dan lahan parkir juga terus dikerjakan, dan kini sudah mencapai sekitar 80 persen.

Seluruh pekerjaan diproyeksikan bisa selesai tepat waktu pada akhir bulan April tahun ini.

BACA JUGA: Diskon 20 Persen Tarif Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Sambut Lebaran 2025

BACA JUGA: Hari Hak Konsumen Internasional, Hutama Karya Bagikan 1.000 Paket Takjil dan Voucher Makanan Gratis

Pengaspalan ini merupakan bagian dari pengerjaan Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), antara Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi dengan PT Indonesia International Automotive Proving Ground (IIAPG)

Pekerjaan tersebut kini mencapai kemajuan signifikan dengan seluruh lintasan utama pengujian, seperti jalur kecepatan tinggi, area manuver kendaraan, tanjakan uji, dan area pengukuran kebisingan telah selesai diaspal 100 persen.

Kini, sejumlah tahap penyempurnaan tengah dilakukan demi memastikan seluruh area memenuhi standar kualitas yang diharapkan.

Direktur Operasi HKA Martin Nababan mengatakan, selama proses pengaspalan, HKA menghadapi berbagai tantangan yang cukup rumit khususnya pada area manuver.

BACA JUGA: Sambut Mudik Lebaran 2025, Hutama Karya Tingkat Fasilitas Rest Area Jalan Tol Trans Sumatera

BACA JUGA: Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Hutama Karya Perkuat UMKM di Rest Area Jalan Tol

Untuk mendapatkan hasil terbaik, diperlukan berbagai penyesuaian dan percobaan teknis untuk mendapatkan hasil maksimal.

“Kami berhasil mengatasi berbagai tantangan teknis yang kompleks, terutama pada area manuver,” ungkap Martin.