Berikut lima indikator yang digunakan QS dalam menilai bidang Teknik Kimia:
BACA JUGA : 5 Universitas Favorit bagi Mahasiswa Indonesia yang Kuliah di Luar Negeri
BACA JUGA : Lulusannya Rebutan Perusahaan! Ini 4 Kampus dengan Jurusan Bisnis Digital Terbaik
- Reputasi Akademik (40%): Mengukur pengakuan para ahli dunia terhadap kualitas pengajaran dan riset suatu universitas.
- Reputasi Pemberi Kerja (30%): Menilai kesiapan dan penghargaan terhadap lulusan ketika memasuki dunia kerja.
- Indeks-H (12,5%): Mengukur dampak jangka panjang dan produktivitas karya ilmiah yang dihasilkan.
- Sitasi per Publikasi (12,5%): Menghitung seberapa sering peneliti lain mengutip karya ilmiah suatu universitas.
- Jaringan Riset Internasional (5%): Mengukur luasnya kolaborasi riset yang terjalin lintas negara.
Hasil QS 2026 menempatkan NUS dan NTU sebagai dua universitas Singapura dengan peringkat dunia tertinggi dalam bidang Teknik Kimia di kawasan.
Malaysia menonjol melalui jumlah kampus yang masuk 10 besar Asia Tenggara, sementara ITB menjadi wakil Indonesia dalam daftar tersebut.
Pemeringkatan ini dapat menjadi salah satu referensi bagi calon mahasiswa yang ingin memilih program studi Teknik Kimia.
Selain melihat peringkat, calon mahasiswa juga dapat mempertimbangkan reputasi di mata industri, kelengkapan laboratorium, kualitas riset, serta bidang spesialisasi seperti energi, lingkungan, atau bioproses.
