Namun jangan khawatir jika handuk tidak terlipat dengan sempurna setiap harinya; empat dari lima wisatawan senang menemukan handuk mereka digantung di kamar mandi, atau dilipat, atau bahkan digulung di tempat tidur.
Yang seharusnya di tingkatkan adalah kenangan khusus dan perasaan keterikatan.
Di antara faktor-faktor yang menurut wisatawan akan mendorong mereka untuk kembali ke sebuah penginapan.
Banyak yang memilih momen atau pengalaman yang tak terlupakan di tempat (37%) – seperti makanan dan minuman, layanan spa atau acara – dengan orang Indonesia memimpin sebanyak 49%.
OPPO Campus Ambassador Batch 1 Resmi Lulus dengan Prestasi, Siap Menginspirasi Generasi Muda
BACA JUGA : TUMI Tonjolkan Pengaruh Peru dengan Energi yang Penuh Semangat dalam Koleksi Musim Semi
Hubungan yang erat dengan budaya atau komunitas lokal juga di sukai, dengan 20% wisatawan menyebutnya sebagai faktor penting.
Ricaro mengatakan, wisatawan tahun 2025 menginginkan hotel-hotel untuk melakukan hal-hal mendasar dengan benar, sekaligus menawarkan lebih.
Di sinilah imbuh Ricaro, ekspektasi dari wisatawan yang sadar akan kebutuhannya berperan.
“Meskipun kenyamanan memang penting, hotel juga harus menekankan nilai akomodasi yang terintegrasi erat dengan suatu area daripada terpisah dari area tersebut,” pungkasnya.
