TUJUANSATU.COM – Perkembangan industri Kripto dan Blockchain di Tokocorypto Indonesia Crypto Outlook 2024 menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan.
Di era digital yang terus berkembang, Indonesia telah menapakkan langkah signifikan dalam adopsi aset kripto dan teknologi blockchain.
Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tahun 2023 mencatat adanya 18,51 juta investor aset kripto di Indonesia, meningkat 9,8% sejak awal tahun.
Transaksi aset kripto pun mencapai angka Rp 149,25 triliun.
BACA JUGA:Cek 6 Fitur Unggulan Headway Broker Baru Kelas Internasional yang Hadir di Seluruh Dunia
Meski terjadi penurunan transaksi dari Rp 306,4 triliun pada 2022 (yoy), industri ini tetap menunjukkan potensi ekonomi yang kuat.
Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti, Tirta Karma Senjaya, mengatakan langkah Bappebti ini merefleksikan komitmen pemerintah
Indonesia dalam mengintegrasikan inovasi aset digital dengan tatanan regulasi yang kokoh.
Tujuannya tidak hanya untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang aman dan terpercaya, tetapi juga untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA:Mengenal Lebih Dalam 5 Weton dalam Naungan Satrio Wibowo: Keberuntungan, Rejeki, dan Karisma
Negara-negara di Asia tengah gencar bersaing untuk menjadi pusat pengembangan teknologi kripto, dan Indonesia tidak ketinggalan dalam perhelatan ini.
Pemerintah Indonesia secara proaktif menciptakan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekosistem kripto, termasuk regulasi yang memfasilitasi inovasi hingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi investasi dalam aset kripto.
“Indonesia memiliki potensi besar dalam ekosistem aset digital. Perdagangan aset kripto dapat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mempercepat, menciptakan, dan mendorong
upaya pengembangan ekonomi digital Indonesia,” kata Tirta dalam sambutannya di acara Indonesia Crypto Outlook 2024 yang diselenggarkan Tokocrypto, Rabu 31 Januari 2024.
BACA JUGA:Berbekal Coding dan Programming, Murid Sekolah Bisa Rancang Produk IoT
