PLN Tanam Mangrove di Desa Sungsang IV Banyuasin untuk Perkuat Pelestarian Lingkungan dan Ekosistem Rawa

 TUJUANSATU.COM – PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (PUSMANPRO) Unit Pelaksana Manajemen Konstruksi III (UPMK III) ikut memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia 2025.

Hal tersebut diwujudkan dengan melakukan Penghijauan berupa menanam pohon mangrove di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. Penanaman pohon mangrove dilakukan bersama masyarakat sekitar dan dihadiri oleh Manager PLN UPMK III, Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Sekretaris Desa Sungsang IV serta Pegawai PLN UPMK III

Melalui kegiatan ini, PLN menanam ratusan bibit mangrove di lahan basah yang berpotensi mendukung pertumbuhan tanaman tersebut.
Mangrove dipilih karena memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap karbon, menahan erosi tanah, dan menjadi habitat alami bagi berbagai spesies satwa.

BACA JUGA: Sinergi PLN – Himbara Bakal Permudah Masyarakat Miliki Motor Listrik

BACA JUGA: TMU Dukung Program Konservasi dan Edukasi Lingkungan Sejak Usia Dini

Amaliyah Noor Indahwati, selaku Manager PLN UPMK III mengatakan, melalui kegiatan ini, PLN menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Penanaman mangrove bukan hanya simbol peringatan Hari Menanam Pohon, tetapi juga langkah nyata untuk menjaga ekosistem dan mengurangi dampak perubahan iklim.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang berfokus pada pilar Lingkungan (Environmental).

“Ini sejalan dengan komitmen menuju Green PLN dan Net Zero Emission,” imbuh Amaliyah.

Penanaman mangrove bukan hanya tentang menanam pohon, melainkan menjaga napas kehidupan bagi masyarakat pesisir.
Mangrove berperan penting dalam melindungi pantai dari abrasi, menyediakan habitat bagi keanekaragaman hayati laut, serta menjadi penyerap karbon yang efektif, membantu menekan dampak pemanasan global.

Oscar Devi Presta selaku Kepala Bidang Pengelolaan DAS, Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel mengatakan, penanaman mangrove di kawasan dataran rendah seperti ini sangat penting.

BACA JUGA: Bukit Asam Tanam 160 Bibit Terumbu Karang di Perairan Pahawang