Sebaliknya, Moto G menggunakan layar LCD 6,7 inci dengan kecerahan puncak 1.000 nit, *refresh rate* antara 60 hingga 120 Hz, dan resolusi 1.604 x 720 piksel.
A17 menghasilkan gambar yang tajam, warna yang hidup, warna hitam yang pekat, serta animasi yang mulus, persis seperti pendahulunya.
Layar A17 nyaman dilihat di dalam ruangan, namun saat berada di luar ruangan, Anda perlu mencari tempat teduh karena layarnya kurang mampu menangani kondisi cahaya yang terang.
BACA JUGA : Rekomendasi Ponsel Samsung Galaxy untuk Gaming, Dari S26 hingga S26 Ultra!
BACA JUGA : Samsung Galaxy S26 vs iPhone 17 vs Google Pixel 10, Mana Paling Unggul untuk Perekaman Video?
Tidak ada peningkatan performa; kinerjanya sama dengan Galaxy A16 Sayangnya, Samsung tidak melakukan peningkatan pada memori atau prosesor dibandingkan Galaxy A16.
Akibatnya, performa A17 hampir sama persis dengan pendahulunya.
Sebaliknya, Moto G dibekali CPU MediaTek Dimensity 6300 dan RAM 4GB.
A17 memiliki penyimpanan internal 128GB, dan kapasitas penyimpanan dapat ditambah hingga 2TB menggunakan kartu microSD.
BACA JUGA : Membawa Inovasi AI Lebih Dekat ke Semua Orang, ini Kata President Samsung Electronics Indonesia
Selain itu, A16 dan Moto G juga memiliki penyimpanan 128GB serta mendukung penggunaan kartu microSD untuk menambah ruang penyimpanan jika diperlukan.
Iyaz menggunakan serangkaian tolok ukur (*benchmark*) untuk mengukur performa secara objektif.
A17 mencatatkan skor *single-core* sebesar 981 dan skor *multi-core* sebesar 2.054 dalam Geekbench 6, sebuah pengujian untuk mengukur performa CPU.
Dalam pengujian yang sama, Moto G mencetak skor 802 dan 2.075, sementara Galaxy A16 mencetak skor 883 dan 2.020.
