Kedua, Digitalisasi, implementasi teknologi digital dalam berbagai aktivitas dan produk desa guna meningkatkan efisiensi serta memperluas akses pasar.
Ketiga, Sustainability pembangunan desa yang tangguh dan berkelanjutan dalam membangun desa.
BACA JUGA: Bank Indonesia Catat Cadangan Devisa USD 156,1 Milyar, Meningkat USD 0,4 Milyar
BACA JUGA: Bank Mandiri Optimalkan Ekosistem Wholesale, Jangkau Sektor Potensial
Keempat, Innovation, penerapan solusi inovatif untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan desa agar mampu berkembang secara adaptif.
“Melalui Program Desa BRILian 2025, BRI tidak hanya menghadirkan pendampingan dan pembinaan, tetapi juga mempertegas komitmen nyata dalam mewujudkan desa-desa yang inovatif, adaptif, mandiri, dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari implementasi Asta Cita, BRI terus mendorong penguatan ekonomi pedesaan melalui kolaborasi, digitalisasi, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal. BRI percaya bahwa desa yang berdaya akan menjadi kunci terciptanya perekonomian nasional yang kuat dan inklusif,” jelasnya.
Program ini terbuka bagi desa yang memenuhi kriteria berikut:
BACA JUGA: WeBank Technology Services Mulai Ekspansi Global, Hadirkan Keahlian Tekfin di Pasar-Pasar Baru
BACA JUGA: Bank Mandiri Sukses Raih 2 Gelar DKJ Awards 2024
Belum pernah mengikuti Program Desa BRILiaN.
BUMDesa memiliki unit usaha yang aktif dan produktif serta bersedia menjadi AgenBRILink BUMDesa.
BUMDesa memiliki rekening simpanan BRI.
Memiliki Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades)












