NTB, TUJUANSATU.COM – MSD melalui inisiatif MSD for Mothers meresmikan Program SAFE HANDS di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis, 24 April 2025.
Di kesempatan ini, MSD menggandeng Yayasan Project HOPE (YPH) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Peluncuran program ini menandai tonggak penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir (neonatal) di wilayah tersebut.
Sekaligus sebagai bagian dari upaya menurunkan angka kematian ibu yang saat ini masih tinggi, yakni mencapai 257 per 100.000 kelahiran.
BACA JUGA: Kemhan RI Buka Kembali Lorong Sejarah, Bangkitkan Kekaguman Pengunjung
BACA JUGA: Diplomasi Kuliner, Rayakan 75 Tahun Hubungan Indonesia–Thailand
Tampak hadir Hj. Sinta M. Iqbal, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB); Dr. dr. Lalu Hamzi Fikri, MM., Mars, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB.
George Stylianou, Managing Director MSD Indonesia; serta Hana Hutabarat yang mewakili Yayasan Project HOPE Indonesia,.
Turut hadir dalam acara peluncuran ini perwakilan dari dinas kesehatan dan puskesmas di wilayah NTB, asosiasi profesi tenaga kesehatan dan tenaga medis, serta berbagai perwakilan mitra.
Selain itu, tim kerja maternal dan neonatal dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga berpartisipasi secara daring.
BACA JUGA: Aeris Beauté Hadirkan 2 Warna Baru The Signature 4-in-1 Brush
BACA JUGA: Pengaspalan Proving Ground Masuki Tahap Finalisasi, Diproyeksi Selesai Akhir April 2025
Program SAFE HANDS merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk memperkuat layanan Dasar Penanganan Obstetri Darurat dan Perawatan Bayi Baru Lahir (BEmONC).
Program ini fokus pada penguatan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya bidan, perawat, dan dokter, melalui pelatihan klinis langsung dan pemanfaatan Aplikasi Safe Delivery.
