REWE Group Secara Terbuka Melaporkan Progres Komitmen Telur Bebas Sangkar Globalnya

Raksasa ritel global menanggapi permintaan konsumen akan transparansi

YOGYAKARTA, TUJUANSATU.COM – REWE Group secara terbuka mengumumkan progres signifikan dalam komitmennya untuk beralih ke 100% telur bebas sangkar secara global.

Sikap mengejutkan salah satu peritel terbesar di dunia ini setelah mendapat tekanan publik dari konsumen dan upaya advokasi Open Wing Alliance (OWA).

REWE merilis laporan progres global terkait telur bebas sangkar, yang mencakup transisi di semua merek dan negara tempat perusahaan beroperasi.

Telur bebas sangkar berarti telur yang di produksi tanpa penggunaan kandang sangkar atau yang lebih kita kenal sebagai kandang baterai.

BACA JUGA: Ibu Kota Nusantara Catatkan Lonjakan Pengunjung, dari Lokal dan Manca Negara

BACA JUGA: Paus Fransiskus Wafat, Menhan dan Panglima TNI Sampaikan Duka Cita dari Beijing

Yaitu sistem kandang sempit yang membatasi pergerakan ayam petelur dan tidak memungkinkan mereka mengekspresikan perilaku alaminya.

Pengumuman ini REWE sampaikan 11 hari setelah peluncuran kampanye Bad Eggs oleh OWA, yang menyoroti kurangnya transparansi REWE Group terkait kebijakan telur bebas sangkarnya.

Sebelumnya, REWE Group telah mengonfirmasi bahwa seluruh telur yang dijual di Austria dan Jerman berasal dari sistem bebas sangkar.

Namun, perusahaan belum memberikan pembaruan terkait progres di seluruh jaringannya yang mencakup 15.700 gerai ritel dan merek perhotelan di seluruh dunia.

BACA JUGA: Hasil RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 PT Federal International Finance, Catat Laba Bersih Rp4,4 Triliun

BACA JUGA: Bukan Seru-Seruan! XTEP Luncurkan Program Global

“Komitmen REWE Group terhadap transparansi merupakan langkah maju yang penting dalam akuntabilitas korporasi,” ujar Brooke Fane, Senior Global Corporate Campaigns Specialist di OWA.

Konsumen, investor, dan pemimpin industri telah dengan jelas menyatakan bahwa perusahaan harus menepati janji menghapus kandang baterai dari rantai pasokan.