Antara lain Rest Area Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung KM 215 Jalur B dan KM 234 Jalur A, serta Rest Area Tol Pekanbaru–Dumai KM 45 dan KM 65.
“Kami menyiapkan dukungan layanan yang menyeluruh, mulai dari potongan tarif, penguatan akses lewat ruas fungsional, sampai fasilitas istirahat yang lebih nyaman termasuk co-working space bagi pengguna jalan yang menerapkan WFA dan juga agar pengguna bisa menjaga stamina dan tetap fokus selama perjalanan,” kata EVP Sekretaris Perusahaan Huama Karya, Mardiansyah.
BACA JUGA: Volume Lalu Lintas Meningkat, 98.429 Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera
BACA JUGA: Tol Terpeka Tertinggi Trafik Arus Mudik di JTTS, 17.435 Kendaraan Melintas
Tolusa Ramadhona, pengguna jalan asal Palembang yang melintas di Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung pada periode potongan tarif, menyampaikan bahwa program ini terasa langsung manfaatnya bagi perjalanan keluarga.
“Dengan potongan tarif, biaya perjalanan jadi lebih ringan. Jadi masih ada sisa untuk kebutuhan lain selama liburan,” ujarnya.
Menutup Nataru, Menatap Layanan yang Lebih Baik
Hutama Karya menilai layanan Nataru 2025/2026 di JTTS dapat berjalan dengan baik berkat kesiapan operasional, sinergi lintas pemangku kepentingan, serta dukungan fasilitas layanan pengguna jalan di titik-titik strategis.
