SERU! UIN Raden Fatah Gelar Sosialisasi PMB di SMAN Palembang

TUJUAN SATU.COM- Civitas akademika UIN Raden Fatah Palembang melalui Bagian Akademik dan Kemahasiswaan melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru (PMB) di SMAN 6 Palembang, Kamis 18 Desember 2025.

Dalam kesempatan tersebut dihadiri langsung Kabag BAK, Musli Darosan SAg. MSi.

Sosialisasi PMB ini memperkenalkan UIN Raden Fatah prodi dan fakultas yang sebagian besar sudah terakreditasi unggul.

“Alhamdulillah, rata-rata prodi yang ada di UIN Raden fatah telah terakreditasi unggul, begitupun pada program S2 dan S3,” kata Musli.

BACA JUGA:Sunway University Bangun Masa Depan Pendidikan Ilmu Layanan Kesehatan

BACA JUGA:Mau Gaji Tinggi? Pilih Kuliah di 4 Universitas Unggulan Indonesia Versi Terbaru Ini

Lebih jauh kata Muslih, proses penerimaan mahasiswa baru di UIN Raden Fatah Palembang terdapat 5 jalur. Seperti SNBP, SNBT, SPAN, UMPTKIN dan Mandiri.

UIN Raden Fatah Palembang memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa.

Seperti Akreditasi Unggul, kualitas akademik yang memiliki dosen lulusan dari universitas terkemuka baik dalam maupun luar negeri, yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

Selanjutnya, Fasilitas Modern dengan Kampus UIN Raden Fatah dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti perpustakaan digital, laboratorium, ruang kelas yang nyaman, dan fasilitas internet.

BACA JUGA:6 Mahasiswa UIN Raden Fatah KKL di PT Bukit Asam Kreatif, Dorong Digitalisasi Sistem Kepegawaian

BACA JUGA:UIN Raden Fatah dan Pegadaian Resmikan The Gade Sharia Creative Lounge, Dorong Inovasi dan Literasi Keuangan Syariah

Kemudian Biaya Terjangkau yang menawarkan biaya kuliah yang terjangkau, dengan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang memungkinkan akses pendidikan tanpa hambatan finansial.

Selain itu, Kearifan Budaya Lokal yang menegaskan komitmennya pada kearifan budaya lokal, dengan integrasi kearifan lokal dalam kurikulum dan kehidupan kampus.

“Lulusan UIN Raden Fatah memiliki prospek karier yang luas, baik di dunia akademis, pemerintah, maupun sektor swasta,” ujarnya.