Tak Lekang oleh Zaman, Kue Salju Tetap Jadi Primadona saat Lebaran

TUJUAN SATU.COM – Setiap kali Hari Raya Lebaran tiba, meja tamu di banyak rumah di Indonesia hampir selalu dihiasi beragam kue kering.

Di antara deretan toples tersebut, ada satu kue yang hampir tidak pernah absen: kue salju.

Walaupun dunia kuliner terus melahirkan tren baru dan makanan modern, kue ini tetap memiliki tempat istimewa di hati banyak orang.

Mengapa kue sederhana ini bisa bertahan begitu lama sebagai favorit saat Lebaran?

BACA JUGA: Cara Praktis Membuat Ketupat Lebaran, Bisa Dicoba Pemula Sekalipun

BACA JUGA: Rahasia Rumah Siap Lebaran: 5 Tips Agar Tamu Betah dan Keluarga Bahagia

Jejak Sejarah di Balik Kue Salju

Asal-usul kue salju tidak memiliki catatan yang benar-benar pasti.

Namun, banyak yang meyakini bahwa kue ini memiliki hubungan dengan tradisi kue kering dari Eropa, khususnya Belanda.

Pada masa kolonial, berbagai resep kue diperkenalkan kepada masyarakat Nusantara dan kemudian mengalami penyesuaian dengan bahan serta selera lokal.

BACA JUGA: Sajian Sultan! 13 Kue Basah Khas Palembang Ini Jadi Hidangan Mewah Paling Dicari Saat Lebaran

BACA JUGA: Tanaman Hias Unik Ini Wajib Ada Saat Lebaran, Simpel Tapi Bikin Rumah Mewah!

Nama “kue salju” sendiri muncul karena tampilan akhirnya yang dilapisi gula halus putih.

Lapisan tersebut membuat kue terlihat seperti tertutup salju, sekaligus memberikan sensasi lembut ketika digigit.

Bahan Sederhana dengan Hasil Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya