TUJUANSATU.COM – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri menjadi salah satu sekolah kedinasan dengan standar seleksi paling ketat di Indonesia.
Selain tes pengetahuan umum, kesehatan, dan kesamaptaan jasmani, ada tahapan khusus yang seringkali menjadi sorotan, pemeriksaan penampilan dan struktur tubuh.
Tujuan pemeriksaan ini bukan sekadar melihat tampilan fisik semata, melainkan memastikan calon praja memiliki postur tubuh yang ideal, seimbang, dan bebas dari kelainan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas nantinya sebagai aparatur pemerintahan.
Tahapan Pemeriksaan Penampilan
BACA JUGA : Disnakertrans Muba Resmi Rilis Hasil Seleksi Peserta Program PBM ESDM 2026
Berdasarkan pedoman resmi seleksi, proses pemeriksaan dilakukan secara berurutan dan menyeluruh:
1. Pengukuran tinggi dan berat badan: Menghitung Rasio Indeks tubuh untuk memastikan proporsi yang seimbang dan ideal.
2. Penentuan tipe tubuh: Mengidentifikasi apakah termasuk tipe ektomorf (kurus), mesomorf (atletis), atau endomorf (berisi/gemuk).
3. Pemeriksaan kelainan struktur: Mendeteksi ketidaksimetrisan atau kelainan anatomi yang tampak maupun yang tersembunyi.
BACA JUGA : Tak Perlu ke Dokter! Cara Menghilangkan Karang Gigi dan Penyebabnya
BACA JUGA : Inilah Manfaat yang Bakal Kamu Dapatkan Jika Berenang
4. Pengambilan foto postur: Berfungsi menganalisis kondisi tubuh secara mendetail dan menjadi bukti otentik yang tidak tampak oleh sekilas mata.
5. Penilaian sikap dan gerak: Mengamati keluwesan, keseimbangan, dan kelincahan saat berdiri maupun bergerak.
