Karena itu, calon mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan akreditasi program studi, fasilitas rumah sakit pendidikan, kurikulum, pengalaman klinis, serta kelulusan uji kompetensi saat memilih fakultas kedokteran.
Cara QS Menilai Bidang Kedokteran
Pemeringkatan QS 2026 menggunakan lima indikator utama untuk menilai bidang kedokteran. Setiap indikator memiliki bobot yang berbeda dalam proses penilaian.
1. Reputasi Akademik (40%): menilai pandangan komunitas ilmuwan dunia terhadap institusi.
BACA JUGA : 6 Universitas Pendidikan Terbaik di Indonesia Menurut QS 2026, UPI Peringkat Pertama
BACA JUGA : 5 Universitas di Indonesia yang Menawarkan Program Teknik Industri
2. Reputasi Pemberi Kerja (10%): menilai kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja.
3. Sitasi Penelitian (20%): mengukur dampak karya ilmiah melalui sitasi.
4. Dampak Riset (20%): menilai kualitas serta pengaruh luas hasil karya tulis ilmiah.
5. Jaringan Riset Internasional (10%): menilai kolaborasi penelitian lintas negara.
BACA JUGA : Universitas Terbaik di Indonesia untuk Pertanian dan Kehutanan QS 2026
BACA JUGA : 9 Universitas Pertanian Terbaik Indonesia Versi QS 2026, IPB Nomor 1
Pemeringkatan ini mengukur kekuatan riset dan reputasi institusi. Namun, hasilnya bukan penilaian langsung yang mencakup seluruh aspek kurikulum pendidikan dokter atau fasilitas klinis.
Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu memastikan kampus pilihannya memiliki izin dan akreditasi yang sesuai. Pertimbangan tersebut tetap penting meskipun sebuah universitas memperoleh peringkat tinggi.













