Misalnya roti putih, nasi putih, dan pasta yang bisa meningkatkan risiko kerusakan ginjal.
BACA JUGA:Ubi Ungu dan Manfaatnya Bagi Kesehatan, Begini Cara Pengolahannya
BACA JUGA:Dukung Kesehatan Masyarakat, FIFGROUP Resmikan Kampung Sehat Kedua di Jakarta Selatan
Dimana karbohidrat olahan yang mempunyai indeks glikemik tinggi, berarti mereka bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat usai dikonsumsi.
Tentunya, ini bisa memberikan tekanan tambahan pada ginjal, utamanya bagi mereka yang mempunyai masalah dengan kontrol gula darahnya.
Sebaiknya mengganti karbohidrat olahan dengan sumber karbohidrat yang lebih sehat, misalnya biji-bijian utuh, buah-buahan dan sayuran yang bisa menjaga kesehatan ginjal.
3. Gabungan Tinggi Karbohidrat dan Lemak
BACA JUGA:Makanan Ramah Usus Kimchi yang Berasal Dari Korsel Memiliki Manfaat Kurangi Lemak Tubuh!
BACA JUGA:Jangan Langsung Dimakan! Ini Cara Aman Membersihkan Buah Impor
Makanan yang mengandung kombinasi tinggi karbohidrat dan lemak, misalnya makanan cepat saji, makanan siap saji dan makanan olahan bisa memberi tekanan ekstra pada ginjal.
Konsumsi makanan-makanan ini tentunya bisa menyebabkan peningkatan berat badan, tekanan darah tinggi, serta resistensi insulin yang semuanya bisa meningkatkan risiko kerusakan ginjal.
Mengutakaman konsumsi makanan segar dan alami dengan memasak makanan sendiri dengan bahan-bahan sehat bisa membantu menjaga kesehatan ginjal.
Tak hanya menghindari makanan-makanan diatas, penting juga dalam menjaga asupan cairan yang cukup, mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah serta olahraga yang rutin.
BACA JUGA:10 Manfaat Luar Biasa Buah Naga Bagi Kesehatan
BACA JUGA:Stop Minder Soal Tinggi Badan! Inilah 7 Jenis Makanan Powerful yang Dukung Pertumbuhan Maksimal
