Sedangkan Direktur PT Binamandiri Mulia Jaya, Karnaka, menambahkan bahwa Indonesia saat ini memiliki bonus demografi dengan 205 juta penduduk usia produktif, yang merupakan kekuatan besar untuk pasar tenaga kerja global.
Ia juga menjelaskan bahwa tenaga kerja migran Indonesia cenderung setia kepada perusahaan, dan tidak mudah tergiur pindah ke negara lain, meski ditawari imbalan lebih tinggi.
BACA JUGA: Diplomasi Kuliner, Rayakan 75 Tahun Hubungan Indonesia–Thailand
BACA JUGA: Kopi Nusantara Unjuk Gigi di Ajang Specialty Coffee Expo 2025 di Houston
Menambah kekuatan diplomasi budaya, mantan Duta Besar Bulgaria untuk Indonesia periode 2019–2023, Petar Andonov, turut hadir dan berbagi kesan mendalamnya selama bertugas di Indonesia.
Ia menyoroti karakter masyarakat Indonesia yang ramah, solidaritas tinggi, dan berorientasi kerja sama.
“Tantangan ke depan bagi kami adalah meningkatkan efisiensi layanan visa jangka panjang, agar proses penempatan tenaga kerja Indonesia ke Bulgaria dapat berlangsung cepat dan efektif,” ujar Andonov.
Kegiatan EBM ini sukses menghadirkan lebih dari 60 perusahaan dan agen rekrutmen Bulgaria, serta 7 agen tenaga kerja Indonesia yang telah berpengalaman dalam menyalurkan pekerja migran ke berbagai negara.
BACA JUGA: Menlu RI akan Hadiri Pertemuan Tingkat Menlu BRICS di Brasil, Ini Tujuannya
BACA JUGA: 3 WNI Raih Penghargaan di Republik Korea, Selamatkan Banyak Korban Kebakaran
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi diplomasi dan sektor swasta mampu membuka peluang kerja baru bagi warga negara Indonesia, sekaligus mempererat hubungan bilateral Indonesia–Bulgaria secara konkret dan berkelanjutan.








