BACA JUGA: Di Balik Sepinya Kampung Arab Al-Munawar: Warga Pertahankan Privasi dari Wisatawan
Kawasan penuh warna dengan nuansa budaya Tiongkok yang sangat kental. Di sini kamu bisa menjelajahi jalanan yang ramai, mengunjungi Kuil Buddha Tooth Relic yang bersejarah, mencicipi beragam kuliner lezat, serta berburu oleh‑oleh tanpa perlu membayar tiket masuk. Suasananya hidup, bersih, dan sangat ramah bagi wisatawan dari berbagai negara.
4. Museum Seni Sains
Masih berada di kawasan Marina Bay Sands, wisatawan bisa menjumpai ArtScience Museum. Museum ini menyimpan koleksi yang memadukan secara unik antara karya seni, ilmu pengetahuan, budaya, dan teknologi.
BACA JUGA: CUBC Payment Link Portal, Transaksi di Industri Pariwisata Kian Mudah dan Aman
BACA JUGA: Biro Pariwisata Taiwan Aktif Promosikan Layanan Wisata Ramah Muslim, Bidik Pasar Indonesia
Memiliki bangunan yang luas, museum ini dilengkapi dengan 21 ruang pameran yang menampilkan berbagai lukisan dan karya terkenal dari berbagai penjuru dunia.
Dibuka sejak tahun 2011, ArtScience Museum telah menjadi tuan rumah bagi berbagai pameran berskala besar yang menampilkan karya‑karya seniman terbaik dunia, termasuk Leonardo da Vinci.
5. Area Sekitar Marina Bay Sands
Meskipun untuk masuk ke dek observasi bagian atas gedung memerlukan tiket, area sekitar dan jalur pejalan kaki di sepanjang teluk Marina Bay dapat dinikmati secara gratis.
BACA JUGA: Paviliun Indonesia pada FHA 2025 di Singapura Bukukan Kontrak Ekspor USD 32,2 Juta
BACA JUGA: Menhan Sjafrie Bahas Keamanan Siber dengan Singapura, Tekankan Hal Penting Ini
Dari tempat ini kamu bisa melihat langsung keunikan arsitektur Marina Bay Sands, menikmati pantulan cahaya di permukaan air, serta suasana malam kota yang semakin memukau tanpa harus mengeluarkan biaya.







