“Strategi ini tidak hanya memperkuat peran TMU dalam memajukan industri nasional, tetapi juga membuktikan kemampuan kami untuk bersaing di tingkat global dan memenuhi standar internasional,” tandas Sanjeev.
Komitmen dalam Pemberdayaan Lokal dan Keberlanjutan
TMU turut memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan lokal dan penerapan prinsip keberlanjutan di setiap lini operasionalnya.
Melalui kolaborasi dengan mitra lokal, TMU berupaya memperkuat rantai pasok dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar, termasuk merekrut tenaga kerja dari masyarakat setempat di lokasi proyek.
BACA JUGA: Potensi Cuaca Ekstrem, Menhub Minta Seluruh Layanan Transportasi Ambil Langkah Antisipasi
Dalam mendukung keberlanjutan, TMU aktif berkontribusi pada pengembangan sektor energi terbarukan melalui pelaksanaan berbagai proyek studi kelayakan, termasuk turbin angin, geothermal, hydro power, dan panel surya.
Salah satu proyek unggulan adalah pembangunan panel surya di Berau, Kalimantan Timur, yang mendukung klien dalam transisi menuju energi bersih.
Selain itu, TMU juga menerapkan teknologi Sandwich Panel dalam pembangunan Mess Facility, sebagai langkah konkret dalam mewujudkan praktik konstruksi yang ramah lingkungan.
Dalam aspek sosial, TMU juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan sosial dan keagamaan dengan mencanangkan program CSR 1000 Mushola yang diinisiasi pada 2024 lalu.
BACA JUGA:Hutama Karya Dukung Infrastruktur Pendidikan Berkualitas, Renovasi 6 Sekolah di Jakarta







