JAKARTA, TUJUAN SATU – Jalur Pantura merupakan akses strategis yang berperan penting dalam arus mudik Lebaran 2025.
Karenanya, perbaikan sejumlah titik kerusakan di jalur alternatif Jalan Tol Trans Jawa dipercepat.
Sehingga, Jalur Pantura dapat digunakan secara optimal saat puncak arus mudik.
Demikian ditegaskan oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Rabu 26 Februari 2025, saat meninjau perbaikan jalan di Jalur Pantai Utara (Pantura), seperti dilansir di laman Website Kementerian PU, pu.go.id, 27 Februari 2025.
BACA JUGA: HK Kebut Pemeliharaan Jalan Tol Trans Sumatera, Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2025
BACA JUGA: Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Permudah Akses Masyarakat, Pendidikan, hingga Logistik
Tepatnya pada ruas Batas Kota Batang – Batas Kabupaten Kendal KM SMG 75+600, Provinsi Jawa Tengah,.
Menurut Menteri PU Dody, dia bersama dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, melakukan pengecekan kesiapan jalan tol dan jalan nasional sebagai persiapan untuk arus mudik Lebaran.
Dia menjelaskan salah satu masalah yang sering dihadapi ,adalah masih banyaknya truk-truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang berkeliaran di jalan tol dan jalan nasional.
Karena dinilai berkontribusi besar terhadap kerusakan infrastruktur jalan, Menteri Dody minta agar kendaraan bermuatan berlebih atau truk ODOL dapat dibatasi.
BACA JUGA: 2 Ruas Tol Trans Sumatera Siap Diresmikan, Dukung Mudik Lebaran 2025
BACA JUGA: Proyek Tol Palembang-Betung Dikebut, Dukung Arus Mudik 2025
Sedangkan Kepala Bidang Preservasi I BBPJN Jateng-DIY, Tri Bakti Mulianto, mengungkapkan bahwa sejak 1 Januari 2025, telah dilakukan perbaikan 6.118 titik lubang di Jalur Pantura Jawa Tengah yang membentang sepanjang 462,52 km.
Hingga 25 Februari 2025, di Jalur Pantura Jawa Tengah masih tersisa 168 lubang yang dalam proses perbaikan.







