JAKARTA, TUJUANSATU.COM – BRI catatkan Laba Rp13,8 Triliun pada Triwulan I 2025
BRI Catatkan Laba Rp13,8 Triliun, di tengah dinamika ekonomi global akibat tensi geopolitik dan perang tarif.
Pertumbuhan positif dicatatkan BRI di seluruh segmen bisnis, khususnya dengan tetap menempatkan segmen UMKM sebagai fokus utama.
Pertumbuhan positif di seluruh segmen bisnis tersebut diikuti dengan capaian laba bersih konsolidasian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pada Triwulan I 2025 yang mencapai sebesar Rp13,80 triliun.
BACA JUGA: Super App BRImo Jadi Andalan, Digunakan oleh 40,28 Juta User
BACA JUGA: BRI Salurkan KUR Senilai Rp42,23 Triliun hingga Akhir Maret 2025
Hal tersebut disampaikan pada Jajaran Pimpinan BRI yang hadir dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2025 oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi.
Turut hadir dalam acara itu, Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Manajemen Risiko BRI Mucharom, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya, dan Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto.
Membuka paparannya, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa sepanjang Triwulan I tahun 2025 perekonomian global masih diwarnai oleh ketidakpastian.
Terutama akibat tensi geopolitik dan dampak lanjutan dari perang tarif yang turut menekan aktivitas perdagangan internasional dan rantai pasok.
BACA JUGA: AgenBRILink Jangkau 88 Persen Wilayah Indonesia, Jumlahnya 1,2 Juta Agen
BACA JUGA: Pemegang Saham Diguyur Deviden oleh BBRI Hari Ini, Jumlahnya Rp31,40 Triliun
Hery mengungkapkan bahwa BRI memperkirakan akan ada dampak jangka pendek akibat kebijakan tarif baru.
Namun, saat ini sedang berlangsung negosiasi antara Indonesia dan Amerika Serikat yang diharapkan menghasilkan kesepakatan yang lebih baik. ‘







