TUJUANSATU.COM – Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, adalah sebuah permata tersembunyi di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.
Pulau ini mempunyai sejarah yang kaya, pemandangan alam yang menakjubkan, serta potensi pembangunan yang menarik.
Mari kita eksplorasi lebih dalam tentang Pulau Sebatik dalam artikel ini.
Pulau Sebatik terletak di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.
BACA JUGA: Realisasi Investasi Sepanjang 2024 Tumbuh 20,8 Persen, Mayoritas di Pulau Jawa
BACA JUGA: Upaya Keberlanjutan Bluebird Dukung Kelestarian Adat Pulau Dewata
Secara administratif, pulau ini terbagi menjadi dua bagian, dengan bagian utara dikuasai oleh Malaysia dan bagian selatan oleh Indonesia.
Pemisahan ini berdasarkan perjanjian Konvensi London 1891.
Bagian Indonesia termasuk dalam Provinsi Kalimantan Utara, sementara bagian Malaysia masuk dalam Negara Bagian Sabah.
Penduduk Pulau Sebatik mayoritas berasal dari suku Bugis. Nama “Sebatik” sendiri memiliki asal usul yang menarik.
BACA JUGA: Astra Motor Sumsel Hadirkan Semangat Baru bagi Generasi Muda lewat Honda Genergy
BACA JUGA: Kuliner Khas Palembang Yang Wajib Kamu Coba
Dalam sejarahnya, pulau ini dinamai dari sejenis ular besar yang ditemukan selama ekspedisi Belanda di pulau ini.
Pulau Sebatik juga memiliki sejarah politik yang menarik.
Pada tanggal 8 Maret 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi pulau ini dalam penyelesaian kasus Blok Ambalat yang di klaim oleh Malaysia.













