Aksi Damai DMFI, Nabati Nusantara, dan BawahSkor: Hentikan Perdagangan Daging Anjing, Wujudkan Konsumsi Tanpa Kekejaman!

Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) bersama Nabati Nusantara dan Bawahskor menggelar aksi damai di Stadion Mandala Krida.

“Sayangnya, langkah konkret yang diharapkan publik tak kunjung direalisasikan, sementara praktik perdagangan dan konsumsi daging anjing yang kejam dan berbahaya tetap berlangsung,” ujar Elsa.

Selain kekejamannya masih kata Elsa, perdagangan daging anjing juga membawa risiko kesehatan serius.

Anjing-anjing yang ditransportasikan dari wilayah endemik rabies dikirim ke DIY tanpa pemeriksaan, seperti kasus penyelundupan 78 anjing dari Jawa Barat yang digagalkan di Kulonprogo pada Mei 2021.

“Praktik ilegal dan brutal ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi status DIY sebagai daerah bebas rabies, dengan risiko penyebaran zoonosis mematikan,” tukasnya.

BACA JUGA : Progres Tol Betung-Jambi Seksi IV Capai 68 Persen, HK Kejar Target Penyelesaian

BACA JUGA : Tim Gabungan Bea Cukai dan Kepolisian Bengkalis Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkotika di Perairan Sepahat

Dalam kesempatan yang sama, Angelina Pane, Program Manager Nabati Nusantara, memperkenalkan Tongseitan sebagai pengganti sengsu.

Menurut Angelina, banyak yang bilang tongseng tanpa daging hewani itu nggak mungkin, tapi Tongseitan membuktikan sebaliknya.

Rasanya tetap kaya rempah, gurih, lebih sehat dan yang terpenting, tidak ada penderitaan di balik setiap
porsinya.

“Ini adalah bukti bahwa kita bisa menikmati hidangan lezat tanpa harus melakukan kekejaman terhadap hewan,” jelas Angelina.

BACA JUGA : Wow Amazing! Tantangan Ekstrem -30°C, JETOUR T2 Menaklukkan Arktik

BACA JUGA : Festival Melayu Day: Baju Muslim dan Kain Kalimantan Tembus Pasar Selatan Thailand