Selain Tongseitan timpal Angelina, ada juga jamu Ginger Shot yang menghangatkan dan kaya manfaat.
“Makan sengsu bikin sehat itu mitos!” tegasnya.
Tongseitan dibuat sepenuhnya dari bahan nabati, dengan kandungan gizi yang seimbang.
Setiap porsinya mengandung 851 kkal kalori, 161.8 gram karbohidrat, 26.4 gram protein, 3,5 gram serat, serta berbagai vitamin dan mineral penting seperti 16 mg zat besi, 75,1 gram kalsium, dan 17,6 gram vitamin C.
BACA JUGA : Festival Melayu Day: Baju Muslim dan Kain Kalimantan Tembus Pasar Selatan Thailand
BACA JUGA : Lakukan Audiensi, Wirawati Catur Panca – MPR RI Siap Gelar Diskusi Patriotisme Perempuan
Dengan komposisi ini, Tongseitan bukan hanya solusi bagi mereka yang ingin berhenti mengkonsumsi daging anjing, melainkan juga menjadi pilihan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Bawahskor, komunitas suporter PSIM yang telah aktif melapak di Stadion Mandala Krida selama lebih dari 4 tahun, turut serta dalam aksi damai ini.
Dimaz Maulana dari Bawahskor menegaskan bahwa komunitas mereka tidak hanya peduli pada sepak bola, tetapi juga berbagai isu sosial yang berkembang di Yogyakarta, termasuk masifnya perdagangan daging anjing di Yogyakarta.
“Aksi ini dekat dengan keresahan kami sebagai warga Yogyakarta. Stadion bukan hanya tempat menonton bola, tapi juga ruang untuk menyuarakan isu-isu penting bagi komunitas kami,” tutur Dimaz.
BACA JUGA : Film Indonesia Tulang Belulang Tulang Tutup Pekan Film Asia Pasifik Pertama di Swiss
