Pelibatan Komunitas Kembangkan Energi Terbarukan
Indonesia menurut Darmoko, perlu memastikan komitmen G20 untuk melipatgandakan kapasitas energi terbarukan tercermin dalam NDC (Nationally Determined Contribution) terbaru yang rencananya akan Indonesia serahkan sebelum COP30.
“Pelibatan komunitas dalam pengembangan energi terbarukan dapat mempercepat pencapaian target ini,” tukasnya.
Kampanye RESolusi dari 350.org Indonesia mendorong pengembangan proyek energi terbarukan berbasis komunitas.
BACA JUGA:Kemitraan Strategis Indonesia dan Mesir, Tonggak Penting Hubungan Bilateral Kedua Negara
BACA JUGA:Paviliun Indonesia pada FHA 2025 di Singapura Bukukan Kontrak Ekspor USD 32,2 Juta
Salah satu contohnya adalah instalasi panel surya di SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu yang dananya bersumber dari donasi publik.
Berkat kontribusi dari 400 pendonor, sekolah tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp80 juta untuk memasang panel surya.
Panel surya tersebut kini menyuplai listrik untuk laboratorium komputer dan sistem keamanan sekolah.
Sutanpri dari SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu mengatakan, lebih dari 1.400 sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia dapat mereplikasi model ini.
BACA JUGA:TopOn Rampungkan Sertifikasi IAB Tech Lab Open Measurement SDK
BACA JUGA:Galaxy Tab S10 FE, Tablet Canggih Buat Kamu yang Mau Lebih
Tentunya imbuh Sutanpri, hal tersebut akan memberikan kontribusi besar terhadap transisi energi dan aksi iklim kita.
“Kami sedang menuju masa depan di mana seluruh proses belajar mengandalkan energi terbarukan, bukan bahan bakar fosil,” urainya.







