VIETNAM, TUJUANSATU.COM- Alterno berhasil menyelesaikan pendanaan Seri A untuk mempercepat penggunaan teknologi panas berkelanjutan.
Usaha rintisan yang berdiri pada 2023 dan bergerak di sektor teknologi iklim (climate-tech) ini juga sukses menyingkirkan 100 juta ton emisi CO₂ setiap tahun pada 2030.
Alterno membangun infrastruktur energi bersih generasi baru menghasilkan panas, listrik, dan menyediakan manajemen energi dengan dukungan kecerdasan buatan (AI).
Proyek ini pula yang mengubah cara kita memasok listrik untuk pabrik, lahan pertanian, dan masyarakat.
BACA JUGA: BSI Raih Sertifikasi Internasional ISO 22301:2019, Siap Go Global
BACA JUGA: Panasonic Indonesia Jadi Basis Ekspor ke 80 Negara
UntroD Capital Asia memimpin pendanaan proyek ini, serta ADB Ventures, unit usaha Bank Pembangunan Asia (ADB) ikut menyalurkan modal ventura.
Pendanaan ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap solusi iklim berskala luas untuk sektor-sektor yang sulit menurunkan emisi gas rumah kaca.
Investor institusi, Antler telah mendukung pertumbuhan Alternō yang telah terlibat dari tahap awal.
Antler juga berperan besar dalam perkembangan bisnis Alternō.
BACA JUGA: From This Island dan Grainsly Luncurkan Cinnamon Toast, Indonesia Banget!
BACA JUGA: Animal Friends Jogja Gaungkan Sistem Bebas Sangkar Lewat Sarasehan Peternak di Blitar
Pelopor Clean Heat Lewat Sistem Penyimpanan Energi Panas
Alternō telah mematenkan sistem penyimpanan energi panas—baterai pasir (sand battery)—yang memakai bahan-bahan terjangkau yang tersedia di pasar lokal.







