Lebih lagi, Cathay United Bank bekerja sama dengan Metal Industries Research and Development Centre, lembaga verifikasi jejak karbon pertama di Taiwan.
Kerjasama ini untuk mempercepat transisi nol karbon dengan menawarkan teknologi transisi nol karbon kepada pelaku bisnis.
Cathay juga menyusun model-model partisipasi menurut jenis usaha, skala bisnis, dan level emisi karbon, serta perkembangan ESG dari setiap nasabah.
Tujuannya, meningkatkan kemampuan nasabah menerapkan transisi nol karbon.
BACA JUGA: Laba Bersih PT Federal International Finance Raih Rp1,13 Triliun di Kuartal I-2025
BACA JUGA: Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terus Berlanjut, Ini Buktinya!
Di saat bersamaan, Cathay terus menyalurkan pinjaman yang ada kaitannya dengan target pembangunan berkelanjutan, deposito hijau dan layanan penggajian.
Layanan ini berkaitan dengan yang dikaitkan kinerja pembangunan berkelanjutan, serta kemitraan dalam bidang keuangan berkelanjutan bersama usaha kecil dan menengah.
Dengan menawarkan dukungan teknis dan permodalan, Cathay membantu nasabah mencapai target pembangunan berkelanjutan.
Selain meraih sertifikat PAS 2060 untuk kantor pusat dan tiga kantor cabang ramah lingkungan pada 2024.













