TANJUNG ENIM – Beasiswa Bidiksiba PTBA Bikin Anak Petani Muara Enim Gapai Cita-cita. Sulikin, anak petani penuh keterbatasan di Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Namun Sulikin berhasil mengubah nasibnya, dengan program Beasiswa Pendidikan Sekitar PT Bukit Asam Tbk (Bidiksiba).
Sulikin yang berasal dari keluarga pra sejahtera ini, bisa melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi dengan Beasiswa Bidiksiba. Bidiksiba adalah beasiswa pendidikan dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kepada pelajar lulusan SMA sederajat dari keluarga pra sejahtera, untuk kuliah ke Perguruan Tinggi.
Anak-anak yang menerima Program Bidiksiba, adalah yang berasal dari keluarga pra sejahtera yang berada di sekitar daerah operasional perusahaan. Memang keluarga Sulikin masuk dalam ring 1 PTBA. Lulus SLTA pada 2016, Sulikin mengaku ikut dalam Beasiswa Bidiksiba, setelah mendapat informasi perihal program tersebut dari teman-temannya.
Sulikin mengaku awalnya dia tidak pernah berpikir bisa menempuh pendidikan tinggi, karena keterbatasan perekonomian keluarganya. Kehidupannya terbilang jauh dari pas-pasan, karena ayahnya seorang petani, sedang sang ibu hanyalah ibu rumah tangga.
BACA JUGA: Teken Piagam Koalisi, 3 Parpol Beri Anies PR
Namun semangatnya untuk mengubah nasib kembali menyala, saat mendapatkan informasi dari kawan-kawannya bahwa PT Bukit Asam membuka program Beasiswa Pendidikan Sekitar PT Bukit Asam Tbk atau Bidiksiba.
Fasilitas PTBA
Melalui serangkaian tes, Sulikin berhasil lulus dalam program tersebut. Artinya, Sulikin mendapatkan berbagai fasilitas dari PT Bukit Asam selama dia menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi. Mulai dari uang kuliah, laptop, bantuan untuk buku-buku, dan sebagainya.
Dengan Bidiksiba, Sulikin kuliah di Jurusan Teknik Mesin di Politeknik Negeri Sriwijaya. Setelah tamat kuliah, Sulikin bekerja di PTBA sebagai mekanik di PTBA usai berhasil lolos dalam rekruitmen terbuka 2021.
BACA JUGA: Facebook Terus Berkembang dengan 2 Miliar Pengguna Aktif Harian
Berkaca dari dirinya yang bisa mengubah nasib dengan Program Pendidikan Bidiksiba, Sulikin pun berharap program tersebut terus dijalankan PTBA. Sehingga anak-anak dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi PTBA, dapat menggapai cita-cita tertinggi mereka.
Sulikin pun meminta para peserta Bidiksiba tetap semangar, dalam menggapai cita-citanya. Sebagai informasi, Program beasiswa merupakan komitmen PTBA untuk memutus rantai kemiskinan melalui bidang pendidikan. bSebanyak 333 orang sudah menerima beasiswa tersebut, sejak 2010 hingga 2022. Tak hanya Beasiswa Bidiksiba, PTBA juga menjalankan program-program lain untuk membantu masyarakat di bidang pendidikan.
Ada Program Ayo Sekolah yang menyalurkan paket beasiswa untuk siswa kurang mampu, Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) untuk meningkatkan kompetensi matematika guru sekolah dasar di wilayah Kabupaten Muara Enim yang dipilih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim. RIL











