PALEMBANG – Kiagus Ainul Yakin, warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama istri, melakukan silaturahmi kepada Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn, Minggu 26 Maret 2023.
Tujuannya menemui Sultan Palembang Darusalam, karena ingin tahu silsilah keluarga dan tempat kelahiran leluhurnya di Palembang,
Menurut Kiagus Ainul Yakin, dia memiliki nama khas Palembang yaitu Kiagus. Dari orang tuanya, dia mendapat penjelasan masih keturunan bangsawan dari Palembang.
Kiagus Ainul Yakin menjelaskan, menurut cerita orang-orang tua di keluarganya, dia merupakan generasi keempat dari 4 orang Palembang yang datang ke Lombok menjadi saudagar dan guru.
BACA JUGA: Teken Piagam Koalisi, 3 Parpol Beri Anies PR
“Awalnya konon mereka tak ada keinginan tinggal di Lombok, tapi mungkin karena cocok, mereka membawa keluarganya dari Palembang untuk menetap. Kami generasi keempat tak tahu soal itu. Alhamdulilah kami menginjak kaki di Palembang,” katanya.
Jaga Silaturahmi
Dia berharap kedepan silaturahmi dirinya dengan Sultan Palembang Darussalam tetap terjalin dengan baik. Selain itu, dia juga mengharapkan nanti ada buku yang akan menceritakan sejarah orang-orang Palembang hingga sampai ke Lombok secara ilmiah.
“Seolah-olah mimpi bisa sampai ke Palembang. Bertemu dengan Sultan ini spontan saja, kami bersyukur sekali ,” ujarnya yang baru pertama kali ke Palembang.
BACA JUGA: Facebook Terus Berkembang dengan 2 Miliar Pengguna Aktif Harian
Sementara Sultan Palembang Darussalam, SMB IV mengapresiasi kedatangan Kiagus Ainul Yakin. Dia merupakan warga keturunan Palembang sekarang tinggal di Lombok.
“Kiagus Ainul Yakin ingin mengetahui jati diri wong kito yang ada di Lombok. Dari informasi, orang Palembang yang ke Lombok itu adalah tiga orang bergelar Kiagus dan satu orang bergelar Kemas. Mereka lah yang kemudian menjadi cikal bakal orang Palembang di Lombok,” katanya.
Walaupun belum tahu dari zuriat (keluarga) mana asal Kiagus Ainul Yakin di Palembang, namun SMB IV yakin keluarganya akan bisa dia temukan jika terus berusaha. “Karena banyak sekali zuriat-zuriat yang ada di Palembang yang mungkin ada catatan-catatannya,” katanya. RIL







