Sementara itu, perguruan tinggi mitra lainnya masing-masing mendapatkan alokasi 1 orang.
Pembagian tersebut bertujuan memberikan kesempatan yang lebih merata kepada perguruan tinggi mitra.
Calon peserta perlu memastikan kampus asalnya termasuk dalam daftar perguruan tinggi yang mendapatkan kuota.
Informasi kuota tersebut menjadi salah satu hal penting sebelum peserta mengikuti proses pendaftaran.
BACA JUGA : Cara Masuk Polstat STIS 2026: Syarat, Ikatan Dinas, dan Tips Lolos!
BACA JUGA : 5 Program Gelar Manajemen Terbaik di Indonesia & Prospeknya!
Jadwal Penting dan Cara Mendaftar
Pendaftaran beasiswa berlangsung pada 10 hingga 25 Agustus 2026.
Selanjutnya, Kemenkes melakukan verifikasi administrasi pada 26 hingga 31 Agustus 2026.
Ujian tertulis dan wawancara berlangsung sepanjang September 2026.
BACA JUGA : 4 Universitas di Indonesia dengan Program Studi Psikologi!
BACA JUGA : 4 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Menjanjikan & Paling Dicari!
Kemenkes menargetkan pengumuman hasil akhir paling lambat pada 30 September 2026.
Seluruh proses pendaftaran berlangsung secara daring melalui laman resmi Kementerian Kesehatan.
Peserta perlu mengunggah seluruh berkas dengan benar dan lengkap sebelum batas pendaftaran berakhir.









