Booth juga dilengkapi photobooth dengan kostum tradisional dari Jawa, Kalimantan, dan Sumatra, serta sesi bermain alat musik angklung dan permainan congklak.
KBRI Seoul turut melibatkan guru-guru Program BIPA dan perwakilan mahasiswa Indonesia di Korea (Perpika) dalam memandu kegiatan.
BACA JUGA: 3 WNI Raih Penghargaan di Republik Korea, Selamatkan Banyak Korban Kebakaran
BACA JUGA: 2 Geopark Indonesia Ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks
Partisipasi Indonesia dalam kegiatan ini merupakan satu-satunya dari kawasan Asia Tenggara, bersama 12 negara lain seperti Meksiko, Tiongkok, Peru, Ceko, Kolombia, India, Jepang, Italia, Spanyol, Hungaria, Prancis, dan Jerman.
Acara ini menjadi sarana efektif diplomasi budaya Indonesia, sekaligus memperluas pemahaman anak-anak Korea terhadap keragaman budaya dunia.
“Sangat menarik!” tulis salah satu peserta kecil dalam kolom komentar setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di booth Indonesia.







